Liburan 3 hari 2 malam ke Lombok bisa dituntaskan dengan budget Rp1,5 juta per orang dari Jawa, termasuk tiket kereta+kapal, penginapan, makan, dan transportasi lokal. Angka ini realistis jika Anda berangkat dengan kereta eksekusi dari Surabaya, menginap di homestay kawasan Senggigi, dan menyewa motor untuk berpindah lokasi. Rincian per hari ada di bawah.
Rincian Budget Keseluruhan
- Transportasi Surabaya–Lombok (kereta ke Banyuwangi + ferry Ketapang–Lembar + bus ke Mataram): Rp400-500 ribu sekali jalan kelas eksekusi; ekonomi bisa Rp300 ribu.
- Penginapan 2 malam homestay Senggigi/Mataram: Rp300-400 ribu (Rp150-200 ribu per malam kamar dua orang, dibagi dua).
- Sewa motor 3 hari: Rp180-225 ribu (Rp60-75 ribu per hari) plus bensin Rp60 ribu.
- Makan 3 hari warung lokal: Rp300-450 ribu (Rp30-50 ribu per makan, ayam taliwang atau nasi campur mulai Rp20 ribu).
- Tiket masuk wisata: Rp100-150 ribu total (Pantai Kuta Lombok Rp20-40 ribu, Bukit Merese Rp20 ribu, Taman Narmada Rp20 ribu).
- Cadangan: Rp100 ribu.
Hari 1: Mataram dan Senggigi
Ferry Ketapang–Lembar umumnya tiba siang. Dari Lembar, naik bus DAMRI atau angkutan ke Mataram (Rp25-40 ribu, 1-1,5 jam). Sore hari habiskan di Cakranegara untuk melihat Pura Meru (tiket Rp15 ribu) dan makan ayam taliwang di warung sekitar Jalan Cakranegara (Rp25-35 ribu per porsi). Menjelang magrib pindah ke Senggigi, lihat Pantai Senggigi yang tenang, lalu cari makan di warung nasi kandir atau warung lokal pinggir jalan, jangan warung tepi pantai yang harganya dua kali lipat.
Hari 2: Kuta Lombok dan Lombok Tengah-Selatan
Ini hari paling padat dan paling diuntungkan motor sewa. Berangkat jam 07.00 dari Senggigi ke Kuta Lombok (2 jam, jalur tengah). Urutan kunjungan yang efisien:
- 09.00-11.00: Pantai Tanjung Aan — pasir seperti tepung, tiket parkir Rp10 ribu.
- 11.30-13.00: Bukit Merese, naik 10-15 menit untuk panorama laut; terik siang jadi lebih tertangani karena angin kencang.
- 13.00-14.00: makan di warung kawasan Kuta (nasi campur Rp20-30 ribu).
- 15.00-16.30: Pantai Mawun — pantai berbentuk teluk, tenang, cocok berendam.
- 17.00: kembali ke Senggigi atau menginap satu malam di Kuta jika ingin hemat waktu besok (homestay Kuta mulai Rp150 ribu).
Catatan penting: jalur Senggigi–Kuta bagus tapi panjang; kalau semua destinasi Anda di selatan, lebih hemat waktu menginap di Kuta Lombok dua malam dan sisakan Senggigi untuk transit.
Hari 3: Senggigi dan Perjalanan Pulang
Pagi sampai siang bisa dipakai untuk Pantai Malimbu atau Taman Narmada (taman air peninggalan raja Mataram, tiket Rp20 ribu) di jalur kembali ke Lembar. Ferry Lembar–Ketapang berangkat pagi dan siang; amankan tiket keberangkatan siang agar tidak terburu-buru, tiba Banyuwangi sore, lanjut kereta malam ke Surabaya, tiba dini hari. Total hari ketiga hanya butuh biaya makan dan tiket masuk Narmada.
Cara Memangkas Budget Lebih Jauh
- Kereta ekonomi (KLB) hemat Rp150-200 ribu per arah, tapi kursinya keras untuk perjalanan 6-8 jam — layak jika budget benar-benar tipis.
- Menginap kamar 4 orang di homestay lokal bisa Rp100-125 ribu per orang per malam.
- Makan di warung basah pinggir jalan, bukan kafe wisata; standar Lombok 20-30 ribu per makan kenyang.
- Beli tiket kereta H-30 di Access by KAI karena kursi eksekusi cepat habis di akhir pekan.
FAQ
Apakah Rp1,5 juta sudah termasuk tiket dari Jakarta? Tidak. Rp1,5 juta dihitung dari Surabaya. Dari Jakarta, tambah tiket kereta/pesawat ke Surabaya atau langsung cari promo tiket pesawat ke Lombok (sering ada di kisaran Rp500-800 ribu sekali jalan).
Lebih baik naik pesawat atau jalur darat? Pesawat menghemat 12-16 jam dan mulai masuk akal saat harga promo di bawah Rp700 ribu sekali jalan; jalur darat menang di biaya dan pengalaman ferry.
Perlu menyewa mobil atau cukup motor? Motor cukup dan jauh lebih hemat untuk 1-2 orang. Mobil worth it jika rombongan 4 orang atau membawa anak kecil.
Kapan waktu terbaik ke Lombok dengan budget kecil? Maret-mei dan Oktober-November: musim cerah di tepi musim hujan, harga penginapan belum naik seperti musim liburan sekolah.
Kesimpulan
Lombok 3 hari 2 malam dengan Rp1,5 juta bukan tawaran berlebihan: jalur darat-murat dari Surabaya, homestay Rp150 ribuan, motor sewa, dan makan warung lokal membuat segalanya masuk hitungan. Kunci efisiensinya satu — pilih satu kawasan penginapan (Kuta Lombok atau Senggigi) agar waktu dan bensin tidak habis untuk bolak-balik. Dengan rencana harian di atas, budget bisa terkendali tanpa mengorbankan pantai-pantai terbaiknya.
Ditulis oleh Nadia Alifa — Backpacker yang telah menjelajah 30+ kota Indonesia dengan anggaran terbatas. Semua destinasi yang ditulis pernah dikunjungi langsung.